10 SISTEM KEAMANAN CANGGIH YANG DIMILIKI GOOGLE G SUITE

10 Sistem Keamanan Canggih Yang Dimiliki Google G Suite
 g suite review
FaktaLeaks - Apa itu G Suite? G Suite dulu dikenal dengan google apps for work adalah layanan online berupa serangkaian layanan produktivitas berbasis komputasi cloud yang memungkinkan penggunanya mengerjakan apapun dan dimanapun. 

Alasan utama kenapa G Suite semakin populer di kalangan penggiat dunia IT adalah karena sistem keamanan yang disediakan Google saat ini paling handal dan paling canggih dalam melindungi data dan informasi pengunanya.

Berikut ini adalah 10 (sepuluh) sistem keamanan yang dimiliki Google G Suite.




1. PASSWORD PROTECTION
Perlindungan Password G Suite menyediakan verifikasi 2 langkah yang mengurangi risiko akses tidak sah dengan meminta bukti tambahan identitas kepada pengguna saat masuk. Perlindungan ini menawarkan lapisan keamanan lain saat login dengan memerlukan kunci fisik. Kunci tersebut mengirim tanda tangan terenkripsi yang tujuannya membantu mencegah phishing. Selain itu, administrator G Suite dapat dengan mudah menyebarkan, memantau, dan mengelola kunci keamanan dari dalam konsol administrator tanpa perlu mendownload perangkat lunak apapun.

2. SPAM DETECTION
G Suite juga menyediakan deteksi spam dengan menambahkan lapisan keamanan lainnya untuk pengguna G Suite. Gmail mencapai akurasi 99,9% dalam mendeteksi spam dan memblokir pesan phishing. Kurang dari 0,1% email di kotak masuk Gmail rata-rata adalah spam.

3. MALWARE DETECTION
Malware Detection adalah alat lain yang serupa dengan Spam Detection. Untuk mencegah malware, Google secara otomatis memindai setiap lampiran virus sebelum pengguna mendownloadnya. Bahkan, Gmail pun mengecek virus di attachment antri pengiriman agar melindungi pengguna dari penyebaran virus.




4. DKIM / DMARC (DomainKeys Identified Mail)
DKIM (DomainKeys Identified Mail) adalah metode lain yang memverifikasi isi pesan yang dapat dipercaya, artinya pesan tersebut tidak diubah dari saat pesan tersebut meninggalkan server awal surat. Komponen keamanan penting lainnya adalah pencegahan phishing yang mengikuti standar DMARC dengan memanfaatkan perhitungan mesin.

Selanjutnya, dengan mengikuti standar DMARC, pemilik domain dapat memutuskan bagaimana Gmail dan penyedia email lainnya menangani email "non priority" yang berasal dari domain untuk melindungi reputasi pengguna.
5. SINGLE SIGN ON (SSO)
Single Sign On G Suite menawarkan fitur keamanan yang disebut SSO, atau single sign-on, yang memungkinkan akses terpadu ke aplikasi cloud perusahaan lain. Layanan identitas dan akses manajemen Google memungkinkan administrator mengelola semua akses kredensial dan aplikasi cloud secara mudah di satu tempat.

6. MOBILE SECURITY
Google menyediakan pengelolaan ponsel dengan fitur keamanan yang memantau sistem dan memberi peringatan kepada pengguna terhadap aktivitas perangkat yang mencurigakan. Administrator dapat membuat pengaturan perangkat selulernya, mengenkripsi data pada perangkat, mengunci ponsel yang hilang atau dicuri, dan menghapus data perangkat dari jarak jauh.

7. GOOGLE VAULT
Google Vault memungkinkan bagi pengguna untuk menyimpan, menahan, mencari, dan mengekspor data. Vault juga mendukung pesan Email, Google Hangout, Grup Google, dan file di Google Drive dan Team Drives. Selain itu Vault dapat melakukan pengarsipan dan mengontrol seberapa lama data dipertahankan sebelum dikeluarkan dari akun pengguna.




8. ADVANCED DRIVE AUDITING 
Advanced Drive Auditing adalah fitur keamanan lain yang disediakan oleh G Suite. Fitur ini memungkinkan bagi administrator untuk melacak tindakan pengguna di beberapa aplikasi seperti; Console, Gmail, Drive, Kalender, Grup, seluler, dan pihak ketiga. Misalnya, jika file yang berisi kata "rahasia" diunduh atau dibagikan pada pihak luar maka akan ada pemberitahuan masuk ke administrator.

9. DATA LOSS PREVENTION (DLP)
Data Loss Prevention (DLP) berfungsi untuk melindungi informasi sensitif di dalam Gmail dan Drive.
Saat sistem DLP diterapkan, Gmail dapat secara otomatis memeriksa semua email keluar untuk mendapatkan informasi sensitif dan mengambil tindakan untuk mencegah kebocoran data. Selain itu, DLP untuk Drive memudahkan administrator untuk mengatur file yang berisi konten sensitif dan membuat pengaturan yang memperingatkan dan mencegah pengguna berbagi informasi rahasia ke pihak luar.

10. ENKRIPSI EMAIL (S / MIME)
Google mengenkripsi pergerakan konten di antara beberapa server dan mencegah dekripsi retroaktif sesi HTTPS oleh penyusup. Selanjutnya, setiap email yang dikirim atau diterima pengguna akan dienkripsi saat masuk ke pusat data Google. Hal ini membuat setiap email menjadi aman tidak hanya saat berpindah antar server Google namun juga saat bergerak secara internal di Google dan untuk lebih melindungi privasi pengguna, Google menggandakan kunci RSA menjadi 2048 bit dan merubahnya setiap beberapa minggu sekali. 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang informasi dan layanan Google API, Anda bisa menghubungi Netkiller, yang telah menjadi mitra G Suite di situs https://www.netkiller.com

0 Response to "10 SISTEM KEAMANAN CANGGIH YANG DIMILIKI GOOGLE G SUITE"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel