Thursday, June 15, 2017

10 PROYEK INTELIJEN AMERIKA YANG BOCOR KE PUBLIK

Proyek Intelijen Amerika
FaktaLeaks - Mungkin ini hanya sebagian kecil dari Operasi Intelijen Terkenal Amerika yang di ketahui publik dan bisa jadi masih banyak lagi yang di rahasiakan hingga sekarang. Sebuah buku tentang sejarah dari Pangkalan Militer Rahasia Amerika Area 51 yang ditulis oleh Annie Jacobson, menggungkap sejumlah fakta penting terkait soal proyek-proyek rahasia yang dilakukan oleh Badan Intelijen Amerika. Proyek ini merupakan kolaborasi antara militer Amerika, tim ilmuwan, insinyur dan agen intelijen. 

Sejak era Perang Dingin sampai sekarang, pemerintah Amerika nampaknya tidak main-main untuk memperkuat intelijennya, bahkan dalam sistem penganggaran, mereka mengenal istilah The Black Budget Project, yaitu penggunaan dana yang tidak terbatas dan tanpa pertanggungjawaban. Dilansir dari situs encyclopedia.com (2017), berikut ini adalah 10 Proyek Intelijen Amerika Yang Bocor Ke Publik.



10. PROJECT MKOFTEN
PROJECT MKOFTEN
photo credit: military-room.blogspot.co.id
Proyek MKOFTEN merupakan proyek kolaborasi antara The Defense Intelligence Agency (DIA) dengan Central Intelligence Agency (CIA). Tujuan utama mereka adalah untuk menguji efek perilaku dan toksikologi obat-obatan tertentu pada hewan dan manusia. Dalam buku Secret and Lies (2007) yang ditulis oleh seorang jurnalis investigasi, Gordon Thomas mengatakan bahwa proyek tersebut digagas oleh Kepala Cabang Layanan Teknis CIA, Dr. Sidney Gottlieb, untuk mengeksplorasi dunia ilmu hitam dan memanfaatkan kekuatan ilmu hitam.

9. 
OPERATION NEPTUNE SPEAR
OPERATION NEPTUNE SPEAR
photo credit: en.wikipedia.org
Nama kode, Operation Neptune Spear, Operasi ini bertujuan untuk menangkap Osama Bin Laden dalam kondisi apapun, hidup atau mati. Tanggal 2 Mei 2011, pasukan khusus angkatan laut Amerika Navy SEALs berhasil membunuh Osama Bin Laden dan mengubur mayatnya di dasar laut yang posisinya dirahasiakan. Intelijen Amerika menggunakan banyak metode untuk mengkonfirmasi kebenaran tubuh Osama dengan menggunakan tes DNA dan pengenalan wajah digital. Operasi ini dianggap sebagai salah satu proyek rahasia CIA karena sejak awal persiapan dan latihan, hanya segelintir pejabat Gedung Putih, Pentagon dan CIA yang mengetahui proyek ini bahkan anggota Navy SEALs yang bertugas saat itu baru diberi tahu setelah mereka dalam perjalanan menuju ke lokasi persembunyian Osama Bin Laden di Abbottabad Pakistan.

8. 
OPERATION CHAOS
OPERATION CHAOS
photo credit: za.pinterest.com
Operasi CHAOS atau MHCHAOS adalah nama kode untuk Operasi Mata-Mata dalam negeri Amerika yang dilakukan oleh CIA dari tahun 1967 sampai 1974, operasi ini dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Lyndon B. Johnson kemudian dilanjutkan oleh Presiden Nixon. Operasi ini dipimpin oleh Direktur CIA saat itu Richard Ober dengan tujuan untuk menangkap orang-orang yang telah memprovokasi warga dan mahasiswa Amerika atas serangkaian aksi demo terhadap kebijakan pemerintah terutama soal perang. Penambahan tulisan "MH" adalah sebagai kode untuk menandakan bahwa operasi tersebut berlaku untuk seluruh dunia. Operasi ini resmi ditutup pada tahun 1974 ketika seorang reporter menerbitkan sebuah artikel di New York Times, berjudul Operasi Besar CIA Untuk Melawan Gerakan Anti Perang.



7. PROJECT AZORIAN
PROJECT AZORIAN
photo credit: daubao.com
Proyek ini dilakukan pada tahun 1974 dan biayanya cukup menguras kantong Pentagon. Anggaran yang digelontorkan saat itu sebesar $ 3.8 milyar juta atau setara dengan Rp. 49.9 triliun. Proyek Azorian adalah operasi rahasia untuk mengangkat bangkai kapal selam milik Soviet K-129 yang tenggelam pada tahun 1968 di Samudra Pasifik, sekitar 2.890 km arah barat laut Kepulauan Hawaii. Tujuan dari operasi ini adalah untuk mencari dokumen resmi terkait soal teknologi senjata nuklir Soviet sekaligus mempelajari secara detail spesifikasi kapal selam K-129.

Baca Juga:
10 RENCANA GILA PENGGUNAAN NUKLIR YANG TIDAK LAZIM
10 PERALATAN MILITER PALING CANGGIH DAN UNIK DI DUNIA

6. PROJECT AQUILINE
PROJECT AQUILINE
photo credit: truthernews.wordpress.com
Proyek Aquiline adalah proyek CIA yang dilaksanakan pada tahun 1960 untuk mengembangkan sebuah pesawat tanpa awak pertama yang dikendalikan dari jarak jauh. Panjangnya hanya enam kaki, dirancang untuk melakukan pengawasan terhadap program nuklir China. Proyek Aquiline menjadi misteri sampai akhirnya sebuah dokumen dari intelijen Inggris mengungkap adanya motif terselubung di balik pesawat ini. Pengembangan dari proyek Aquiline masih terus berjalan dan telah menghasilkan sebuah pesawat predator yang dikenal publik bernama drone.

5. PROJECT 57
PROJECT 57
photo credit: seeker.com
Proyek 57 adalah uji coba nuklir di Nevada pada tahun 1957. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dampak elemen radioaktif terhadap lingkungan. Tim ilmuwan memperkirakan bahwa ledakan bom nuklir akan melepaskan partikel plutonium. Plutonium dianggap sebagai salah satu zat yang paling mematikan, bahkan hanya dengan 1/1.000.000 gram mampu membunuh manusia. Proyek ini kemudian ditutup karena terlalu beresiko terhadap lingkungan.

4. OPERATION IVY BELLS
OPERATION IVY BELLS
photo credit: iauthor.uk.com
Operasi Ivy Bells adalah misi gabungan Angkatan Laut Amerika, NSA dan CIA. Tujuan dari proyek ini membuat penyadapan telepon pada jalur komunikasi bawah laut Soviet selama masa perang dingin. Amerika ingin mempelajari lebih lanjut tentang teknologi kapal selam dan rudal Soviet, Khususnya rudal Intercontinental ballistic missile (ICBM) dengan hulu ledak nuklir.



3. OPERATION ARGUS
OPERATION ARGUS
photo credit: en.wikipedia.org
Operasi Argus adalah salah satu dari beberapa rangkaian uji coba rudal nuklir. Uji coba itu dilaksanakan pada tahun 1958 oleh Badan Pertahanan Nuklir AS (Defense Nuclear Agency of the US). Semua tes dilakukan dalam waktu 6 bulan, sedangkan pengujian normal biasanya memakan waktu lebih dari satu tahun. Total dana yang dialokasikan untuk proyek ini sekitar $ 1 juta. Setelah uji coba dinyatakan sukses, semua catatan atau dokumen terkait soal pengujian itu langsung dimusnakan.

2. PROJECT MORNING LIGHT
PROJECT MORNING LIGHT
photo credit: imgur.com
Pada 23 Januari 1978, ilmuwan Nasa menemukan sebuah satelit bertenaga nuklir milik Uni Soviet bernama Cosmos 954 keluar dari orbit dan jatuh ke bumi. Satelit itu diketahui membawa sejumlah besar uranium. Mereka memperkirakan Cosmos 954 akan jatuh di wilayah Amerika Utara dan akan menimbulkan bencana besar bagi dunia. Pihak intelijen memutuskan untuk merahasiakan masalah ini dari warga Amerika. 24 jam kemudian, Cosmos 954 jatuh tepat di atas bongkahan es besar di kanada. Operasi Morning Light pun dimulai dengan menyisir area sebaran puing seluas 124.000 km persegi dengan total waktu pencarian selama 4500 jam terbang. Operasi ini berakhir sampai tanggal 20 April 1978 setelah lokasi dinyatakan bersih.

1. SIGMA FOUR OPERATION
SIGMA FOUR OPERATION
photo credit: express.co.uk
Pada bulan Juli 1947, intelijen dan militer Amerika menemukan sesuatu yang jatuh di wilayah Roswell, New Mexico. Laporan awal dari saksi mata menyebutkan itu adalah sebuah piring terbang (UFO) yang jatuh dan ada 2 mayat yang ditemukan. Intelijen pun dengan cepat meralat informasi tersebut dengan mengatakan bahwa yang jatuh itu adalah balon cuaca. Setelah peristiwa itu, seluruh hasil temuan dikirim ke pangkalan angkatan udara Wright-Patterson di Ohio pada tahun 1951, Komisi Energi Atom Amerika, dibawah pimpinan Vannevar Bush, kemudian mengambil alih operasi tersebut dan membangun fasilitas militer di Nevada yang sekarang kita kenal dengan nama Area 51