10 BISNIS ILEGAL TERBESAR DI DUNIA

FaktaLeaks - Sudah menjadi rahasia umum kalau Bisnis Ilegal adalah salah satu Bisnis Paling Menguntungkan. Kebanyakan para pelaku bisnis ini adalah mereka yang tergabung dalam kelompok-kelompok kriminal yang terorganisir dengan rapi, seperti Kartel Mexico, Mafia Italia dan Yakuza Jepang. Mereka mempunyai jaringan yang luas, bahkan dengan kekuatannya, mereka bisa menyusup masuk kedalam struktur pemerintahan dan lembaga hukum suatu negara. Dengan begitu mereka lebih leluasa mengontrol operasi bisnisnya serta dapat mempengaruhi peraturan dan kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan bagi Bisnis Ilegal mereka. Berikut ini kami telah merangkum 10 Bisnis Ilegal Paling Populer Di Dunia.



10. PERDAGANGAN MANUSIA
Perdagangan Manusia
Korban dari Perdagangan Manusia biasanya untuk di jadikan Pekerja Seks, Tenaga Kerja Paksa, Perdagangan Organ Tubuh dan Pernikahan Paksa. Perdagangan Manusia adalah salah satu pelanggaran berat terhadap Hak Asasi Manusia yang paling sering terjadi di dunia. Pada tahun 2010, nilai transaksi dari Perdagangan Manusia di perkiraan mencapai USD 30 miliar dan lebih dari 30% dari kasus ini adalah anak-anak yang berusia dibawah 18 tahun.

9. PERDAGANGAN ORGAN TUBUH MANUSIA
Perdagangan Organ Tubuh Manusia
Perdagangan komersial organ tubuh ilegal terjadi hampir di semua negara, kecuali Iran. Tingginya permintaan akan organ tubuh di rumah sakit seluruh dunia menjadi alasan utama meningkatnya Perdagangan Organ Tubuh ilegal. Setiap tahun lebih dari 2000 orang di India menjual ginjal mereka dengan harga yang sangat murah, sementara harga jual di pasaran gelap mencapai USD 200.000 per ginjal. Sebuah laporan dari Global Financial Integrity memperkirakan bahwa perdagangan organ tubuh ilegal menghasilkan keuntungan antara USD 600 juta sampai USD 1,2 miliar per tahun.

8. PERDAGANGAN MINYAK ILEGAL
Perdagangan Minyak Ilegal
Perdagangan Minyak Ilegal menjadi masalah utama di beberapa negara termasuk Nigeria. Lebih dari 100.000 barel minyak diselundupkan setiap hari. Di Meksiko, perusahaan minyak mengalami kerugian USD 700 juta per tahun akibat pembobolan jaringan pipa minyak mereka. Hampir setiap tahun di laut Afrika terjadi perampokan Kapal Tanker yang dilakukan oleh perompak Somalia. Diperkirakan hasil dari transaksi minyak ilegal diseluruh dunia mencapai USD 15 miliar setiap tahunnya.



7. PERDAGANGAN SENJATA ILEGAL
Perdagangan Senjata Ilegal
Perdagangan dan penyelundupan senjata ilegal, termasuk bahan peledak, senjata anti tank dan misil anti pesawat, sering terjadi di daerah konflik perang. CIA memperkirakan, setiap tahun sekitar 63 juta senjata telah diperdagangkan ke India, Afganistan dan Pakistan. 
Sangat sulit untuk melacak jalur perdagangan untuk bisnis ilegal ini. Mafia senjata dari Eropa dan Afrika dituding berada dibalik penyelundupan senjata kepada kelompok pemberontak di timur tengah, gerilyawan kolombia, dan kelompok-kelompok teroris di seluruh dunia. Diperkirakan nilai perdagangan senjata ilegal sekitar US$ 60 miliar per tahun.

6. PERDAGANGAN SATWA LIAR
Perdagangan Satwa Liar
Perdagangan Satwa Ilegal mencakup binatang peliharaan eksotis, daging dan kulit hewan liar, termasuk kura-kura air tawar dan sirip ikan hiu. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa telah membentuk lembaga khusus yang bernama CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) untuk menangani masalah ini. CITES menyebutkan, Antara tahun 2007 - 2012, perburuan satwa liar meningkat 5000% dengan nilai transaksi sekitar USD 32 miliar.

5. PENYELUNDUPAN MINUMAN BERALKOHOL
Penyelundupan Minuman Beralkohol
Bisnis Ilegal jenis ini lebih dikenal dengan Bootlegging atau Rum Running, adalah bisnis ilegal penyelundupan minuman beralkohol dengan tujuan untuk menghindari pajak besar yang di terapkan oleh negara-negara yang mempunyai aturan ketat tentang peredaran minuman beralkohol. Biasanya para penyelundup mendapatkan keuntungan berlipat ganda dari hasil penjualan, karena mereka bebas menentukan harga tanpa harus membayar pajak. Tahun 2015, Pemerintah Inggris mengalami kerugian sebesar USD 2 miliar dari cukai minuman beralkohol atas lolosnya minuman selundupan ke Inggris.

4. PERCETAKAN MATA UANG PALSU
Percetakan Mata Uang Palsu
Bagi kelompok kriminal, ini adalah cara cepat untuk menghasilkan uang, hanya butuh beberapa perangkat digital dan mesin cetak mereka sudah dapat membuat uang secara instant, uang-uang tersebut selanjutnya di distribusikan melalui transaksi harian. Uang palsu sangat berdampak buruk bagi perekonomian, salah satunya adalah inflasi atau naiknya harga barang. Untuk mencegah kejahatan ini, pemerintah setiap negara telah menetapkan sistem keamanan standar pada mata uang yang dikenal dengan istilah Rectroverso. Menurut statistik Bank Sentral Amerika (The Fed) , ada 1 lembar uang palsu dalam setiap 100 lembar uang dolar AS asli.



3. PEMALSUAN
Pemalsuan Merek
Bisnis ini dijalankan dengan cara meniru produk dan merek terkenal seperti pakaian, kosmetik, obat-obatan, makanan, elektronik, otomotif termasuk juga pemalsuan logo perusahaan dan pencurian hak cipta karya seni. Menurut laporan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) 2017, nilai transaksi dari produk palsu mencapai USD 250 miliar di seluruh dunia. 

2. PERJUDIAN
Perjudian
Ada 5 Negara yang menjadi Pusat Judi terkenal Di Dunia, yaitu Amerika Serikat, Singapura, China, Afrika Selatan dan Australia. Negara-negara ini melegalkan perjudian sebagai sumber pendapatan negara mereka. Dikutip dari Money Magazine, Pada tahun 2009 diperkirakan mereka telah meraup USD 335 miliar dari sektor perjudian. 
Disisi lain, Perjudian Ilegal juga marak diseluruh dunia, bisnis ini dijalankan secara terselubung melalui perjudian online. Seperti di lansir dari situs Global Black Market Information, penghasilan per tahun yang diperoleh sindikat internasional dari perjudian ilegal adalah USD 60 sampai USD 70 miliar untuk Judi Sepak Bola dan USD 42 miliar dari Judi Poker Online.

1. PERDAGANGAN NARKOBA
Perdagangan Narkoba
Ini adalah Bisnis Ilegal Paling Populer Di Dunia. Menurut laporan PBB tahun 2003 menyebutkan, perdagangan Narkoba di seluruh dunia menghasilkan sekitar USD 320 miliar per tahun. Para pengedar narkoba menganggap bisnis ini sangat menguntungkan karena pengguna narkoba terus meningkat setiap hari. 
Banyak negara telah menerapkan hukuman berat untuk melawan peredaran narkoba, salah satunya Filipina. President Duterte bahkan memerintahkan kepada tentara dan polisi Filipina untuk menembak mati Siapapun yang terlibat dalam peredaran maupun penggunaan narkoba di negaranya.

1 Response to "10 BISNIS ILEGAL TERBESAR DI DUNIA"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel