10 MITOS PUASA RAMADHAN YANG MUNGKIN PERNAH KAMU ALAMI

FaktaLeaks - Masih ingat saat belajar puasa pertama kali? Kamu pasti merasa tidak nyaman karena mendengar beberapa Mitos Saat Puasa, tidak boleh ini dan tidak boleh itu selama puasa. Dengan alasan dapat Membatalkan Puasa, Orang Tua kita biasanya sengaja menciptakan Mitos Membatalkan Puasa agar kita menjadi disiplin dan kuat selama menjalankan puasa Ibadah Puasa. Bahkan mereka tak ragu memberikan uang sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan kita melawan mitos alias larangan mereka. Ketika dewasa, kita sadar bahwa Mitos Batal Puasa tersebut tidak masuk akal apalagi tidak ada didalam Al Quran atau Hadist. Berikut ini adalah 10 Mitos Puasa Ramadhan Yang Mungkin Pernah Kamu Alami.



1. Menangis
Menangis
photo credit: komunitas.bukalapak.com
Mitos: Kalau kamu menangis, puasa kamu batal.
Fakta: Tidak ada hubungannya antara menangis dan batal puasa, kecuali air matanya sengaja di tertelan untuk pelepas dahaga. hehe

2. Gosok Gigi
Gosok Gigi
photo credit: republika.co.id
Mitos: Kalau gosok gigi di siang hari bisa bikin puasa kamu batal.
Fakta: Bukan batal, tetapi lebih tepatnya disebut Makruh (lebih baik tidak dilakukan). Tapi, tidak ada larangan untuk menggosok gigi. Kamu bisa melakukannya dengan hati-hati supaya air kumuran tidak tertelan.

3. Kumur-Kumur
Kumur-Kumur
photo credit: hiburan.rakyatku.com
Mitos: Jangan berkumur, nanti kerongkongannya kena air lho
Fakta: Selama berkumur untuk kepentingan mengambil wudhu, diperbolehkan. Yang tidak diperbolehkan itu kalau kumur-kumur pake kuah bakso, atau pakai es sirup.



4. Berbohong
Berbohong
photo credit: pendidikankarakter.com
Mitos: Hayo ngaku, Kamu bohong ya? puasa kamu batal.
Fakta: Bohong termasuk perbuatan dosa tapi bukan berarti membatalkan puasa, hanya saja mengurangi pahala puasa. Kamu pasti tidak mau kalau puasa kamu hanya mendapatkan rasa lapar dan dahaga, tapi tidak dapat pahala bukan?

5. Sssstttt, Diam.!
Diam
photo credit: annida-online.com
Mitos: Diam.! jangan brisik! nanti puasanya batal. 
Fakta: Apa hubungannya antara diam dengan batal puasa? Diam yang membatalkan puasa itu kalau diam-diam kamu masukin martabak ke mulut, lalu diam-diam masukin es teh manis ke kerongkongan kamu yang kering. Diam yang dimaksud lebih baik dibanding bergosip.

6. Kentut
Kentut
photo credit: boombastis.com
Mitos: Kamu kentut ya? Berarti puasa kamu batal dong.
Fakta: Yang bikin kentut itu membatalkan puasa kalau aroma kentut kamu menyebabkan konflik horizontal pada orang-orang disekitar kamu lalu mereka berantem. Nah itu baru Batal namanya.

7. Jangan Menelan Ludah atau Dahak
Menelan Ludah
photo credit: radikal.com
Mitos: Kalau kamu menelan ludah, maka puasa kamu batal.
Fakta: Wah, bisa kering total dong kerongkongan. Yang tidak boleh itu kalau kamu menelan ludah sambil kunyah permen karet, itulah batal yang sebenarnya.



8. Menolak Di Suntik
Takut Di Suntik
photo credit: yukepo.com
Mitos: (dikisahkan saat kita lagi sakit). Kalau dedek tidak mau disuntik, Nanti batal puasanya.
Fakta: Suntik saat puasa memang membatalkan puasa karena cairan suntik yang masuk ke dalam tubuh bisa menggantikan cairan didalam tubuh. Kecuali suntik untuk mengambil sampel darah atau donor darah. Lagi pula mana ada anak kecil yang mau puasa saat sedang sakit.

9. Jangan Ngupil
Ngupil Lucu
photo credit: youtube.com
Mitos: Awas! Ngupil itu jorok! Nanti puasa kamu batal.
Fakta: Misalnya tiba-tiba lubang hidung kita kemasukan lalat gimana? masak gak boleh di upil sih?

10. Tidak Boleh Pakai Obat Tetes Mata
Obat Tetes Mata
photo credit: alodokter.com
Mitos: Jangan pakai obat tetes mata selama puasa.
Fakta: Obat tetes mata kan untuk di teteskan di mata? bukan diteteskan di mulut, lagi pula obat tetes mata tidak bisa dipakai melepaskan dahaga alias diminum.

Sumber Referensi:
http://www.republika.co.id/berita/konsultasi/konsultasi-puasa/
https://hype.idntimes.com/fun-fact/
http://nationalgeographic.co.id/berita/

0 Response to "10 MITOS PUASA RAMADHAN YANG MUNGKIN PERNAH KAMU ALAMI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel